Archive for October, 2011

Tanah terlantar bagi petani

Bumi air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, jelaslah bahwa sebagai manusia Indonesia seharusnya memiliki akses yang sama terhadap sumberdaya khususnya tanah. Petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional berhak atas tanah pertanian yang layak. Pembangunan pertanian selama ini lebih berfokus pada usaha meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Kita melupakan permasalahan mendasar yaitu masalah struktural, kecilnya penguasaan tanah pertanian oleh petani.

Membaca artikel detik disini, menjelaskan bagaimana kondisi petani saat ini. Dengan luas sawah garapan 0,3 ha sawah akan dihasilkan 1,5 ton gabah sekali panen. Dalam setahun akan diperoleh 3 ton atau setara Rp 9 juta per tahun atau kurang dari Rp 1 juta per bulan. Jumlah tersebut belum dikurangi dengan biaya produksi, sehingga hasil akhirnya menjadi sangat sedikit, tidak dapat mencukupi kehidupan petani. Hal ini belum mempertimbangkan petani yang hanya menjadi buruh tani tanpa memiliki tanah. Jumlah mereka semakin banyak. (more…)

October 14, 2011 at 11:42 am Leave a comment

Reforma Agraria : semangat tak pernah padam !

Reforma agraria merupakan cita-cita mulia sejak masa kemerdekaan hingga saat ini. Banyak ahli mengatakan bahwa reforma agraria menjadi prasyarat bagi keberhasilan kemajuan suatu bangsa. Di dalam konsep pembangunan berkelanjutan, reforma agrarian merupakan penyokong utama pilar keberlanjutan sosial yakni kesetaraan dan keadilan. Selain itu, reforma agraria dapat meningkatkan pembangunan ekonomi karena pengaturan sumberdaya yang jelas.

Apabila dilihat dari pengertiannya, reforma agraria dapat dipahami dari berbagai sudut pandang. Menurut Undang-Undang Pokok Agraria (UU no 5/1960), agraria diartikan sebagai bumi, air, ruang angkasa dan yang terkandung didalamnya. Pengertian ini lebih luas dibandingkan reforma agraria yang dipersempit sebagai tanah. Hal ini dapat dimengerti karena tanah merupakan unsur utama dari sumberdaya yang lain. Walaupun demikian, dengan melihat carut marutnya pengaturan sumberdaya alam di Indonesia, semestinyalah reforma agraria mencakup sinkronisasi pengaturan seluruh sumberdaya yang ada.

Menurut pemerintah, reforma agraria merupakan land reform plus yang terdiri asset reform dan access reform untuk meningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan. Hal ini berbeda dengan pengertian umum yakni “bagi-bagi tanah”.  Pemahaman tersebut melampaui kebiasaan umum di mana reforma agraria identik dengan tanah-tanah pertanian. Pengaturan ulang ini mencakup pengaturan struktur maupun hubungan objek maupun subjek terkait penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah baik diperkotaan maupun perdesaan.   (more…)

October 4, 2011 at 1:53 pm 4 comments


October 2011
M T W T F S S
« Sep   Jun »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Recent Posts

Blog Stats

  • 94,112 hits