Kadaster bagi Sustainable Development

March 19, 2009 at 7:01 am Leave a comment

Saat ini, meningkatkan system kadaster sudah menjadi hal yang wajib bagi satu negara. Peran kadaster sangat vital bagi pembangunan nasional. Berawal dari sektor perekonomian termasuk investasi maupun property dan sektor lainnya pertanian, konservasi lingkungan, bahkan stabilitas social di tanah air. Sudah banyak masalah yang muncul dari satu kesemrawutan system kadastral.

Sebelumya mari kita lihat dahulu apa yang dimaksud dengan kadaster (cadastre). Kadaster merupakan inti dari system administrasi pertanahan  yang merupakan system isnformasi pertanahan berbasis persil tanah dan berisi hal2 legal (hak dan kewajiban) dan teknis (posisi, batas, penggunaan) yang up to date (Williamson, 2008).

Ada beberapa faktor pentingnya meningkatkan system kadaster ini. Yang pertama terkait dengan isu lingkungan. Jumlah manusia yang semakin bertambah yang berakibat pada meningkatnya kebutuhan tentunya sangat membebani lingkungan yang serba terbatas ini. Banyaknya alih fungsi lahan pertanian maupun hutan menjadi permukiman maupun untuk pembangunan, berpotensi menimbulkan dampak berupa becana banjir, kekeringan, kelaparan, maupun berkurangnya keanekaragaman hayati. Penggunaan tanah yang tisak sesaui dengan peruntukan dan kemampuan tanah juga akan menimbulkan kerugian bagi lingkungan.  Kadaster yang berkekuatan hukum dan berinteraksi langsung dengan masyarakat memiliki peran vital bagi pengendalian semua ini (sustainable development).

Pendorong yang kedua adalah globalisasi. Globalisasi mau tidak mau telah memaksa kita untuk terlibat entah sedikit ataupun banyak dalam era pasar bebas. Kepastian keamanan kepemilikan tanah sangat penting dalam invetasi ekonomi di negara kita. Modern kadaster sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan dan keamanan bagi para pemilik modal baik dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia (ingat hampir semua investasi usaha melibatkan tempat/lokasi: tanah).

Pendorong selanjutnya adalah perkembangan teknologi. Teknologi infromasi dan komunikasi (termasuk GIS) telah berkembang pesat dan menciptakan peluang bagi efisiensi dan efektifitas system kadaster. Inventarisasi, recording, management basisdata menjadi lebih cepat dan terhindar dari overlapping. Untuk itu, perkembangan teknologi yang begitu pesat ini sudah semestinya kita ikuti dan terapkan bagi tercapainya modern kadaster.

Meskipun harus diingat bahwa tolok ukur dari suksesnya satu sistem kadaster bukan diukur dari hebatnya technology maupun legal aspets yang diterapkan tetapi bagaimana tercipta efisiensi, efektifitas dari prosedur yang digunakan dengan harga yang terjangkau serta dapat memberikan kepastian perlindungan kepemilikan tanah.

Entry filed under: BPN. Tags: , , .

Climate Change GIS data portal GIS-enabled web untuk PEMILU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


March 2009
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Recent Posts

Blog Stats

  • 87,917 hits

%d bloggers like this: