Victorian Bushfires, bencana alam yang memilukan…(kaitan GIS)

February 8, 2009 at 1:18 pm 1 comment

Bencana kebakaran “semak” (bushfires) terbesar di Victoria yang terjadi sejak hari Sabtu (7/2/2009) dimana pada saat itu suhu maksimum mencapai 47 derajat Celsius sampai malam ini (malam Senin) telah memakan korban 84 jiwa dan menghanguskan 750 rumah dengan perkiraan lahan terbakar seluas 3300 ribu hektar hangus terbakar. Saya yang sedang berada di Melbourne turut menjadi saksi sejarah yang memilukan tersebut. Perdana Menteri Kevin Rudd menyatakan ini adalah bencana nasional. Gubernur Victoria, John Brumby mengatakan kebakaran yang terjadi seperti neraka. Geographic Information System yang merupakan satu ilmu dan technology yang sedang berkembang memiliki potensi yang cukup besar dalam hal planning, deteksi, mitigasi maupun tanggap darurat bencana kebakaran ataupun bencana alam pada umumnya.

Dalam hal perencanaan, integrasi antara GIS dengan Remote Sensing dapat dilakukan guna menentukan alokasi resource dan kategorisasi bencana. Analisa dilakukan dengan melakukan overlay data spatial melalui GIS serta analisa citra (klasifikasi, konversi, rektifikasi, tingkat kepadatan, visualisasi). Hasil kedua proses tersebut kemudian di gabungkan berdasarkan tingkat kedetilan tertentu untuk menghasilkan peta kategorisasi bencana. Metode selengkapnya bisa dilihat disini.

Dalam hal tanggap darurat bencana, dinas kebakaran seharusnya memiliki layer2 peta yang meliputi jalan, parcel tanah, jaringan air, jaringan utility, topography, danau dan sungai, persebaran kantor polisi, kantor pemadam kebakaran, rumah sakit, sekolah, kejadian bencana sebelumnya dan data lain serta citra satelit. Data2 ini sangat berguna untuk membangun analisa travel time (misalnya) guna menghasilkan satuan waktu yang diperlukan guna merespon tanggap darurat. Waktu sangat kritikal dalam proses penyelamatan. Metode selengkapnya bisa dilihat disini.

Geographic Information Science juga harus dilibatkan guna mengungkap model pergerakan api secara spatial (termasuk faktor2 yang mempengaruhinya), proses evakuasi secara efektif (wayfinding), serta membangun model evakuasi map yang dapat diaplikasikan di robot guna penyelamatan korban bencana (sangat beresiko jika dilakukan manusia).

Uraian singkat di atas hanyalah setitik ilmu manusia di tengah2 samudra ilmu Allah SWT… Demi Allah, Dialah yang menentukan segalanya. Ilmu dan technology sudah begitu maju di Victoria (Australia) ini. Tetapi, masyaAllah semua tiada artinya jika Allah menghendakinya… Astaghfirullah…

Entry filed under: General, GIS, GIScience. Tags: , , .

Atlas resmi Indonesia diluncurkan, Atlas Online? Victorian Bushfire (Online Mapping and Social Networking Media)

1 Comment Add your own

  • 1. Perubahan Iklim | LINGKUNGAN HIDUP  |  April 27, 2010 at 2:10 am

    […] membahas bushfires di Australia yang merupakan dampak tidak langsung dari proses climate change (lihat disini). Selanjutnya sekarang mari kita bahas seputar pentingnya data geografi dalam menghadapi perubahan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


February 2009
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Recent Posts

Blog Stats

  • 87,917 hits

%d bloggers like this: