Bagaimana merepresentasikan Geography? (1)

December 20, 2008 at 1:58 am 2 comments

Manusia hanya mendiami sebagian kecil dari permukaan bumi. Dengan luas daratan sekitar 500 juta km2, kita hanya mendiami sepertiganya. Sedangkan luasan kota sangatlah kecil dimana sebagian besar manusia tinggal. Meskipun demikian, pengetahuan tentang bumi dipermukaan, di atas permukaan, maupun dibawah permukaan pada waktu lampau, sekarang, dan mendatang sangatlah penting bagi aktivitas manusia misalnya perencanaan, management sumberdaya alam, konservasi, travel, sampai dengan kegiatan navigasi sehari2. Semua data2 tersebut memerlukan wahana ataupun model dalam representasinya. Representasi ini membantu dan memudahkan kita dalam memahami dan mempelajari bumi. Pemodelan ini tentunya didasarkan pada hukum2 ataupun teori terkait dengan object dipermukaan bumi. Dalam hal Geography, teori dari Tobler yang bertajuk hukum pertama Geography (Tobler’s First Law of Geography) sangat mendukung dalam proses interpolasi untuk memprediksi kondisi didekat satu fenomena. Hukum ini berbunyi: segala sesuatu terkait dengan segala sesuatu yang lain, tetapi segala sesuatu yang dekat akan lebih terkait daripada yang jauh. Contoh real dari penerapan hukum ini misalnya pada data ketinggian (elevasi) dimana disekitar satu titik ketinggian akan memiliki nilai tidak jauh dari nilai ketinggian tersebut dan masih banyak contoh lain: suhu, pH, jenis tanah, curah hujan.

Pada waktu lalu, representasi Geography berkembang dari menggunakan media batu, tanah, sampai dengan paper-based. Dalam perkembangan selanjutnya, technology computer telah membawa kemudahan dalam representasi Geografi. Pada dasarnya, data direpresentasikan dalam bentuk binary (0 dan 1) dan kombinasi dari dua angka tersebut. Satu kelompok delapan binary digit dikenal byte menghasilkan 256 kombinasi telah banyak dipakai. Representasi digital dengan system binary (hanya 1 dan 0) ini tentunya banyak mereduksi informasi yang ada (bumi: komplex dan infinit). Meskipun demikian, bentuk digital ini sangat menunjang dalam kemajuan Sistem Informasi Geografi dalam hal penyimpanan, analisa, pencetakan termasuk layout, dan data sharing dengan cepat dan murah. Dalam hal ini representasi Geography berfokus pada permukaan ataupun dekat permukaan bumi. (Bersambung…)

Entry filed under: GIS, SIG, Sistem Infromasi Geografi. Tags: , , .

Geographic Information is special, why? Bagaimana merepresentasikan Geography? (2)

2 Comments Add your own

  • 1. achank  |  February 3, 2009 at 6:45 pm

    salam lestari
    truslah berkarya sampai menjadi seorang GEOGRAPHER
    “satu bumi milik bersama tanpa batas tanpa penindasan”

    KONTUR Geo UNM

  • 2. santosa  |  February 4, 2009 at 2:54 am

    Thanks Achank…
    Mantab kali sloganmu, cuman yang pasti bumi ini yang terus ditindas sama manusia…hehe… Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Recent Posts

Blog Stats

  • 87,917 hits

%d bloggers like this: