Volunteered Geographic Information (VGI): Wikimapia/OpenstreetMap

November 29, 2008 at 8:28 am Leave a comment

Pertumbuhan internet telah banyak mendukung beragam ilmu pengetahuan dan aplikasi teknologi tak terkecuali ilmu yang berkait dengan lokasi dan analisa keruagan. Eksplorasi, publikasi, maupun komunikasi informasi geografi sekarang ini banyak melibatkan penggunaan teknologi internet khususnya web. Volunteered Geographic Information (VGI) yang merupakan bentuk aplikasi web yang melibatkan publik dalam pembangunan spatial data sangat menarik untuk dicermati. Beberapa website seperti misalnya Wikimapia ataupun OpenstreetMap merupakan dua contoh dimana masyarakat di dorong untuk turut berpartisipasi menjadi sukarelawan dalam pembangunan pengetahuan geography melalui website. Dalam tulisan ini akan saya bahas selintas mengenai VGI serta isue yang terkait. Tulisan ini banyak bersumber dari article Prof. Michael F. Goodchild sebagai tokoh GIS dunia dari University of California sebagai pencetus awal VGI.

wikimapiaIde ini berawal dari usaha untuk membangun kamus geografi secara spatial yakni membuat kelengkapan toponimi, ataupun feature dan attributnya pada seluruh permukaan bumi. Hal tersebut dikenal dengan istilah gazetteer. Karena melibatkan users dalam pembuatannya, sehingga istilah VGI termasuk dalam user generated content. Salah satu contoh yang sudah banyak dikenal adalah Wikimapia dimana muncul dari ide dasar Wikipedia. Wikimapia berisi geographic information sedangkan Wikipedia merupakan kamus yang berisi semua hal yang diterjemahkan dalam kalimat ataupun gambar. Kedua2nya merupakan user generated content. Pada tahun 2007, Wikimapia sudah mencapai 4.8 juta entry sedangkan Wikipedia 7 juta. Di sini users dapat mengedit, menambah, serta memonitor kebenarannya/akurasinya bahkan users dapat menambahkan foto, deskripsi, dan link.

openstreetmapContoh yang kedua adalah OpenstreetMap yang merupakan website yang menyediakan fasilitas pembangunan peta jalan (jalan tol, utama, perumahan, rel kereta) beserta penamaan jalannya. Dalam editingnya, users di bantu dengan citra satelit sebagai backgroundnya. Selain itu, users dapat mengupload data dari GPS ke dalam website tersebut. Ada beberapa technology yang menjadi penopang dalam pertumbuhan VGI ini diantaranya Web 2.0, GeoTags, GPS, Georeferencing, Graphics, dan Broadband communication.

Meskipun isue yang terkait kualitas data baik itu akurasi, reliability, maupun integrity memang sering muncul. Akan tetapi, pertumbuhan VGI ini ternyata sangat membantu bagi masyarakat yang memiliki akses terbatas terhadap informasi geografi. Hal tersebut merupakan peluang bagi masyarakat negara berkembang (Indonesia) untuk dapat membangun data spatial guna kebutuhan mereka sendiri. Hal ini dikarenakan sulitnya akses maupun keterbatasan data yang ada di pemerintah. Selanjutnya diakui bahwa dengan adanya website2 berbasis VGI ini sangat membantu dalam memasyarakatkan spatial data fungsi dan aplikasinya (pariwisata, bencana alam, local budaya). Berikut ini dua video, yang pertama mengenal Wikimapia dan yang kedua demo OpenstreetMap.


Entry filed under: Web Mapping. Tags: , , , .

Geography Matters?! Pendidikan Geography GIS is expensive. Is it ?!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


November 2008
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Recent Posts

Blog Stats

  • 87,917 hits

%d bloggers like this: