<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Serba Serbi Tanah</title>
	<atom:link href="http://santosa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://santosa.wordpress.com</link>
	<description>Seputar tanah dengan berbagai dimensinya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2012 02:48:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='santosa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/2a3295f7cdebec9d083d1c6e4908e92c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Serba Serbi Tanah</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://santosa.wordpress.com/osd.xml" title="Serba Serbi Tanah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://santosa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tanah terlantar bagi petani</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2011/10/14/tanah-terlantar-bagi-petani/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2011/10/14/tanah-terlantar-bagi-petani/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2011 11:42:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Reforma Agraria]]></category>
		<category><![CDATA[reforma agraria]]></category>
		<category><![CDATA[tanah terlantar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Bumi air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, jelaslah bahwa sebagai manusia Indonesia seharusnya memiliki akses yang sama terhadap sumberdaya khususnya tanah. Petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional berhak atas tanah pertanian yang layak. Pembangunan pertanian selama ini lebih berfokus pada usaha meningkatkan produktivitas lahan pertanian. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=427&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/petani.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-428" title="petani" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/petani.jpg?w=300&#038;h=236" alt="" width="300" height="236" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Bumi air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, jelaslah bahwa sebagai manusia Indonesia seharusnya memiliki akses yang sama terhadap sumberdaya khususnya tanah. Petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional berhak atas tanah pertanian yang layak. Pembangunan pertanian selama ini lebih berfokus pada usaha meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Kita melupakan permasalahan mendasar yaitu masalah struktural, kecilnya penguasaan tanah pertanian oleh petani.</p>
<p style="text-align:justify;">Membaca artikel detik <a href="http://www.detiknews.com/read/2011/10/14/094602/1743878/727/hatta-tiap-jengkal-tanah-terlantar-untuk-petani?9922022">disini</a>, menjelaskan bagaimana kondisi petani saat ini. Dengan luas sawah garapan 0,3 ha sawah akan dihasilkan 1,5 ton gabah sekali panen. Dalam setahun akan diperoleh 3 ton atau setara Rp 9 juta per tahun atau kurang dari Rp 1 juta per bulan. Jumlah tersebut belum dikurangi dengan biaya produksi, sehingga hasil akhirnya menjadi sangat sedikit, tidak dapat mencukupi kehidupan petani. Hal ini belum mempertimbangkan petani yang hanya menjadi buruh tani tanpa memiliki tanah. Jumlah mereka semakin banyak.<span id="more-427"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/tanah-terlantar.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-432" title="tanah terlantar" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/tanah-terlantar.jpg?w=300&#038;h=208" alt="" width="300" height="208" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Di sisi lain, tanah luas terlantar, ditelantarkan oleh para pemilik tanah skala besar. Kecenderungan pemilik tanah luas menelantarkan tanah terjadi di mana-mana. Secara ekonomi, hal tersebut menjadi tidak efisien. Berdasar banyak penelitian menemukan bahwa penguasaan tanah berlebihan akan memicu penggunaan tanah yang tidak optimal dan diikuti dengan munculnya konflik agraria. Tanah-tanah yang tidak dimanfaatkan seharusnya ditertibkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari artikel tersebut juga dapat dilihat bahwa dalam dunia politik, isu agraria memang sangat seksi, terlebih mendekati pemilu. Petani yang merupakan kaum minoritas dengan jumlah mayoritas adalah sasaran tembak janji-janji kampanye penegakan reforma agraria. Para politisi sering mengangkat tinggi-tinggi program reforma agraria menjelang pemilu, namun berangsur merapuh setelahnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Terlepas dari semua itu, diperlukan usaha yang secara utuh dan bersama-sama meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas lahan maupun kebijakan luasan tanah pertanian minimal bagi petani seperti yang telah diatur dalam Undang-Undang Pokok Agraria. Terkenang buku Prof. Dr. Sediono M.P Tjondronegoro berjudul negara agraris ingkari agraria, semoga negara kita tidaklah demikian.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/427/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/427/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/427/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=427&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2011/10/14/tanah-terlantar-bagi-petani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/petani.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">petani</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/tanah-terlantar.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tanah terlantar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Reforma Agraria : semangat tak pernah padam !</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2011/10/04/reforma-agraria-semangat-tak-pernah-padam/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2011/10/04/reforma-agraria-semangat-tak-pernah-padam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 13:53:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Reforma Agraria]]></category>
		<category><![CDATA[pertanahan]]></category>
		<category><![CDATA[reforma agraria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[Reforma agraria merupakan cita-cita mulia sejak masa kemerdekaan hingga saat ini. Banyak ahli mengatakan bahwa reforma agraria menjadi prasyarat bagi keberhasilan kemajuan suatu bangsa. Di dalam konsep pembangunan berkelanjutan, reforma agrarian merupakan penyokong utama pilar keberlanjutan sosial yakni kesetaraan dan keadilan. Selain itu, reforma agraria dapat meningkatkan pembangunan ekonomi karena pengaturan sumberdaya yang jelas. Apabila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=416&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family:Calibri;font-size:small;"><a href="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/petani-di-sawah-kering1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-417" title="petani-di-sawah-kering1" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/petani-di-sawah-kering1.jpg?w=300&#038;h=192" alt="" width="300" height="192" /></a></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;font-size:small;">Reforma agraria merupakan cita-cita mulia sejak masa kemerdekaan hingga saat ini. Banyak ahli mengatakan bahwa reforma agraria menjadi prasyarat bagi keberhasilan kemajuan suatu bangsa. Di dalam konsep pembangunan berkelanjutan, reforma agrarian merupakan penyokong utama pilar keberlanjutan sosial yakni kesetaraan dan keadilan. Selain itu, reforma agraria dapat meningkatkan pembangunan ekonomi karena pengaturan sumberdaya yang jelas.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;font-size:small;">Apabila dilihat dari pengertiannya, reforma agraria dapat dipahami dari berbagai sudut pandang. Menurut Undang-Undang Pokok Agraria (UU no 5/1960), agraria diartikan sebagai bumi, air, ruang angkasa dan yang terkandung didalamnya. Pengertian ini lebih luas dibandingkan reforma agraria yang dipersempit sebagai tanah. Hal ini dapat dimengerti karena tanah merupakan unsur utama dari sumberdaya yang lain. Walaupun demikian, dengan melihat carut marutnya pengaturan sumberdaya alam di Indonesia, semestinyalah reforma agraria mencakup sinkronisasi pengaturan seluruh sumberdaya yang ada. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Menurut pemerintah, reforma agraria merupakan land reform plus yang terdiri <em>asset reform</em> dan <em>access reform</em> untuk meningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan. Hal ini berbeda dengan pengertian umum yakni “bagi-bagi tanah”.  Pemahaman tersebut melampaui kebiasaan umum di mana reforma agraria identik dengan tanah-tanah pertanian. Pengaturan ulang ini mencakup pengaturan struktur maupun hubungan objek maupun subjek terkait penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah baik diperkotaan maupun perdesaan.   <span id="more-416"></span></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Calibri;font-size:small;">Reforma agraria sangat baik untuk diwacanakan tetapi tidak mudah dilaksanakan. Berbicara mengenai  kebijakan publik, reforma agraria adalah bagian dari kebijakan publik. Di dalam satu kebijakan publik selalu ada <em>trade off </em>dimana untuk mencapai tujuan/kesejahteraan selalu ada yang dikorbankan. Reforma agraria yang <em>pro poor</em> sulit dilaksanakan karena yang akan dikorbankan adalah kaum kaya tanah. Dimanapun, penguasa cenderung lebih condong kepada pengusaha.</span></p>
<p><span style="font-family:Calibri;font-size:small;"><img class="aligncenter" title="kolong-jembatan" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/kolong-jembatan.jpg?w=300&#038;h=174" alt="" width="300" height="174" /></span></p>
<p style="text-align:justify;">Di dalam UUPA terkandung nilai-nilai reforma agraria. Nilai tersebut diantaranya adalah larangan untuk menelantarkan tanah, tanah hanya untuk yang mengolah/memanfaatkan secara aktif, pengaturan batas luasan maksimum maupun minimum lahan pertanian, maupun larangan tanah absentee. Semangat reforma agraria telah lama tertanam semenjak kemerdekaan bangsa Indonesia. Lebih lanjut, apabila kita menyimak UUD 45, bahwa bumi air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, jelaslah bahwa sebagai manusia Indonesia seharusnya memiliki akses yang sama terhadap sumberdaya khususnya tanah.  Namun ironisnya ketimpangan pemilikan penguasaan tanah sangatlah tajam. Jumlah rakyat tak bertanah (<em>landless</em>, tunakisma) semakin tahun semakin meningkat. Ribuan hektar tanah dikuasai oleh segelintir orang. Reforma agrarian adalah kunci untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan. Dengan semangat UUPA, mari kita laksanakan reforma agraria untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia, adil dan makmur.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/416/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/416/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/416/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=416&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2011/10/04/reforma-agraria-semangat-tak-pernah-padam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/petani-di-sawah-kering1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">petani-di-sawah-kering1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/10/kolong-jembatan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kolong-jembatan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I Made Sandy : tak lekang oleh waktu (2)</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2011/09/30/i-made-sandy-tak-lekang-oleh-waktu-2/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2011/09/30/i-made-sandy-tak-lekang-oleh-waktu-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Sep 2011 08:53:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[BPN]]></category>
		<category><![CDATA[I Made Sandy]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Guna Tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=410</guid>
		<description><![CDATA[Waktu terus berjalan, dari jaman perjuangan kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan hingga sekarang. Sepertihalnya adanya manusia di muka bumi ini, pemimpin datang dan pergi. Pemimpin besar tidak ada di setiap generasi, pemimpin yang dikenang dan dipuja karena kebaikannya. Kiranya kita telah mengenal pemimpin-pemimpin besar di masa perjuangan kemerdekaan. Pada masa sulit dan penuh kesengsaraan inilah pemimpin besar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=410&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://santosa.files.wordpress.com/2011/09/gunung-merapi.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-411" title="gunung-merapi" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/09/gunung-merapi.jpg?w=300&#038;h=239" alt="" width="300" height="239" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Waktu terus berjalan, dari jaman perjuangan kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan hingga sekarang. Sepertihalnya adanya manusia di muka bumi ini, pemimpin datang dan pergi. Pemimpin besar tidak ada di setiap generasi, pemimpin yang dikenang dan dipuja karena kebaikannya. Kiranya kita telah mengenal pemimpin-pemimpin besar di masa perjuangan kemerdekaan. Pada masa sulit dan penuh kesengsaraan inilah pemimpin besar lahir. Pasca kemerdekaan hingga sekarang dimana kita dikelilingi sumberdaya alam, pemimpin besarpun sulit ditemukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Gajah pergi meninggalkan gading dan harimau pergi meninggalkan belang. Demikianlah pepatah yang menggambarkan bagaimana kita akan dikenang dihari sepeninggal kita. Ingin dikenang baik, dikenang buruk atau tidak dikenang adalah pilihan kita. Untuk apa kita dilahirkan? Apakah hanya untuk mengisi rantai kehidupan manusia secara species, hidup hanya untuk berkembangbiak dan mati.<span id="more-410"></span></p>
<p style="text-align:justify;">I Made Sandy, satu pemimpin di Direktorat Penatagunaan Tanah, BPN merupakan pemimpin besar dalam kantornya yang kecil diantara kantor-kantor instansi yang lain. Nama beliau selalu dikenang karena kebaikannya hingga sekarang. Nilai-nilai yang ditinggalkan I Made Sandy di antaranya adalah kesederhanaan, ketegasan, dan kedisiplinan. Beliau memesankan agar sebagai pegawai kita hendaknya tidak sentimentil, lebih mengedepankan rasio dibanding perasaan. Manusia yang sentimentil adalah manusia yang kalah, jangan mau kalah. Beliau adalah sosok pemimpin yang begitu memperhatikan kesejahteraan pegawainya. Berikut adalah penggalan puisi “Sebuah Kenangan” karangan Kasijono dalam buku Kenang-Kenangan Pelepasan Purna Bhakti Bapak I Made Sandy (1987), staf TGT Jawa Tengah. Penggalan puisi ini menggambarkan bagaimana staf-staf TGT mencintai Pak I Made Sandy.</p>
<p><em>Setulus, sedalam relung kalbu</em></p>
<p><em>Aku terpukau</em></p>
<p><em>Aku terkesan atas </em></p>
<p><em>Wibawa kepemimpinanmu</em></p>
<p><em>Kejujuran lugu</em></p>
<p><em>Kesederhanaan berperilaku</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Figur pemimpin yang banyak didambakan</em></p>
<p><em>Figur pemimpin yang patut diteladani</em></p>
<p><em>Kami masih memerlukan itu</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Namun apa mau dikata</em></p>
<p><em>Mentari tugas sudah diufuk magrib</em></p>
<p><em>Sinarnya mulai memerah</em></p>
<p><em>Dirembang petang</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Jasa jasamu akan s’lalu kukenang</em></p>
<p><em>Nasihatmu</em></p>
<p><em>Petuahmu</em></p>
<p><em>Akan kujadikan pelita</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/410/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/410/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/410/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=410&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2011/09/30/i-made-sandy-tak-lekang-oleh-waktu-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/09/gunung-merapi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">gunung-merapi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>I Made Sandy : tak lekang oleh waktu</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2011/08/24/i-made-sandy-tak-lekang-oleh-waktu/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2011/08/24/i-made-sandy-tak-lekang-oleh-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 06:03:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[BPN]]></category>
		<category><![CDATA[I Made Sandy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[Nama I Made Sandy sering terdengar di kantor, semenjak saya masuk menjadi pegawai negeri di Direktorat Penatagunaan Tanah BPN. Nama beliau sering terungkap dalam obrolan sehari-hari maupun dalam rapat-rapat internal. Kebaikan maupun cerita hidup belaiau sering dikenang. Beliau adalah direktur pertama Direktorat Penatagunaan Tanah (dahulu bernama Direktorat Tata Guna Tanah).  Pada awal-awal masuk, saya gak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=405&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/buletininfo-com.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-406" title="tata guna tanah" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/buletininfo-com.jpg?w=300&#038;h=230" alt="" width="300" height="230" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Nama I Made Sandy sering terdengar di kantor, semenjak saya masuk menjadi pegawai negeri di Direktorat Penatagunaan Tanah BPN. Nama beliau sering terungkap dalam obrolan sehari-hari maupun dalam rapat-rapat internal. Kebaikan maupun cerita hidup belaiau sering dikenang. Beliau adalah direktur pertama Direktorat Penatagunaan Tanah (dahulu bernama Direktorat Tata Guna Tanah).  Pada awal-awal masuk, saya gak begitu ngeh dengan namanya, namun lama-lama pengen tau lebih dalam siapa sebenarnya I Made Sandy. Berikut ini akan saya ulas hasil obrolan dengan pegawai-pegawai senior di lingkungan kerja saya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pak I Made Sandy adalah sosok yang pendiam dan sederhana. Ada yang mengatakan bahwa beliau adalah Direktur termiskin di BPN. Beliau ke kantor pulang pergi membawa mobil sendiri. Menurut kawan yang pernah ke rumahnya, rumah beliau sederhana dengan kursi rotan yang busanya sudah robek-robek. Ada hal lain yang patut diteladani, beliau selalu mengembalikan sisa perjalanan dinas sesuai dengan jumlah hari yang digunakan. Selain itu, apabila di daerah dibelikan tiket hotel maupun pesawat oleh pegawai daerah maka uangnya akan dikembalikan ketika beliau sudah sampai di jakarta. Uang dikirimkan menggunakan jasa wesel. Hal yang langka ditemukan pada kondisi sekarang ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut cerita, Pak I Made Sandy sangat memperhatikan anak buahnya. Pada siang hari, beliau berkeliling ke ruangan staf-stafnya untuk melihat kondisi anak buah. Banyak pegawai-pegawai golongan rendah yang dibantu oleh beliau hingga dapat memiliki rumah sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai dengan sekarang saya masih berusaha mengetahui perihal Pak I Made Sandy. Banyak buku-buku yang telah beliau terbitkan khususnya mengenai tata guna tanah. Mudah-mudahan dapat kita ulas pada kesempatan yang lain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/405/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/405/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/405/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=405&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2011/08/24/i-made-sandy-tak-lekang-oleh-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/buletininfo-com.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tata guna tanah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makna Tanah di Indonesia</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2011/08/08/makna-tanah-di-indonesia/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2011/08/08/makna-tanah-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2011 08:39:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[arti tanah]]></category>
		<category><![CDATA[makna tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=388</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang ini, tanah lebih banyak digunakan dalam obrolan sehari-hari. Kata tanah diterjemahkan ke dalam berbagai makna. Ada sebagian masyarakat yang memahami tanah sebagai wahana bercocok tanam, ada pula yang memahaminya sebagai tempat tinggal. Di pemerintah sendiri ada yang menggunakan istilah tanah dengan maksud berbeda, kata lahan, ruang yang memiliki makna yang mirip. Nah pada kesempatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=388&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/alam.jpg"><img class="size-medium wp-image-389 aligncenter" title="Alam Indonesia" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/alam.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang ini, tanah lebih banyak digunakan dalam obrolan sehari-hari. Kata tanah diterjemahkan ke dalam berbagai makna. Ada sebagian masyarakat yang memahami tanah sebagai wahana bercocok tanam, ada pula yang memahaminya sebagai tempat tinggal. Di pemerintah sendiri ada yang menggunakan istilah tanah dengan maksud berbeda, kata lahan, ruang yang memiliki makna yang mirip. Nah pada kesempatan ini, mari kita berdiskusi makna tanah di Indonesia. Tulisan ini diilhami oleh buku Penyelamatan Tanah, Air dan Lingkungan (Arsyad dan Rustiadi, 2008) dan Penggunaan Tanah di Indonesia (I Made Sandy, 1977).</p>
<p style="text-align:justify;">Yang pertama tanah dimaknai sebagai tempat tumbuh tanaman atau pedon. Terjemahan ini berasal dari bahasa asing yaitu soil. Makna tanah yang demikian telah menjadi fokus utama bidang kajian ilmu tanah (<em>Soil Science</em>). Di sini mempelajari tanah dilakukan melalui uji lapang maupun laboratorium baik sifak fisik, kimia maupun biokimia yang terjadi di tanah secara mikro maupun makro. Atas dasar sifat-sifatnya, tanah kemudian dapat dikategorikan menjadi tanah subur ataupun tanah gersang/tandus.<span id="more-388"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Makna tanah selanjutnya adalah sebagai bahan hancuran berasal dari bahan induk (<em>regolith</em>). Tanah ini digunakan oleh masyarakat untuk pembangunan jalan, rumah, dan disebut dengan tanah urug. Tanah ini dapat dipindahkan dan memiliki satuan berat atau isi (ton atau m<sup>3</sup>).</p>
<p style="text-align:justify;">Nah selanjutnya, makna kata tanah selanjutnya adalah apa yang kaum intelektual sering bicarakan yaitu lahan. Makna tanah akan sama dengan lahan yakni ruang dipermukaan bumi sebagai tempat beraktifitas. Tanah disini terdiri atas lingkungan fisik, air dan vegetasi yang ada bersamanya. Tanah ini tidak dapat dipindahkan dan diukur berdasarkan satuan luas (m<sup>2</sup>, Ha). Dalam bahasa inggris, tanah dalam artian ini dikenal dengan istilah <em>land</em>. Kalau dalam film anak-anak, anak saya paling suka dengan film “The Land Before Time” J.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/indonesia-jaya.jpg"><img class="size-medium wp-image-390 aligncenter" title="Indonesia Tanah Airku" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/indonesia-jaya.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Makna yang keempat dari tanah adalah seperti terkandung dalam UUD 45 maupun Undang-Undang Pokok Agraria (UU 5/1960) yakni agraria, dicurigai sebagai makna tanah yang paling tua. Tanah dalam pengertian agraria mencakup tanah (lahan), air dan angkasa sepanjang terkait dengan pengunaan lahan. Tanah sebagai agraria memiliki kesatuan multidimensi yakni fisik, kimia, biologi, sosial, ekonomi, politik dan magis-religius. Teringat pada penggalan lagu “Tanah airku Indonesia”, “Tanah airku tidak kulupakan”, yang berarti begitu dalam bagi bangsa Indonesia tidak hanya sekedar <em>soil</em> atau <em>land</em> atau <em>spatial</em>. Ah jadi pengen dengar lagu, berikut youtubnya…. Makin cinta Indonesia… Merdeka!!!</p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='455' height='286' src='http://www.youtube.com/embed/iWKhYvfJOk4?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/388/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=388&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2011/08/08/makna-tanah-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/alam.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Alam Indonesia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/indonesia-jaya.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Indonesia Tanah Airku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perjalananku Mendalami Tanah</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2011/08/05/perjalananku-mendalami-tanah/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2011/08/05/perjalananku-mendalami-tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2011 04:25:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Tanah merupakan kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki banyak arti. Tanah dan manusia memiliki ikatan yang sangat kuat. Dalam agam Islam, manusia tercipta dari tanah dan kembali ke tanah. Jumlah manusia terus bertambah, sementara luasan tanah relatif tetap. Pemahaman yang lengkap mengenai tanah dan berbagai dimensinya menjadi penting seiring semakin membaurnya ilmu pengetahuan. Permasalahan seputar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=383&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/sawah_di_bakara.jpg"><img class="size-medium wp-image-384 aligncenter" title="sawah_di_bakara" src="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/sawah_di_bakara.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Tanah merupakan kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki banyak arti. Tanah dan manusia memiliki ikatan yang sangat kuat. Dalam agam Islam, manusia tercipta dari tanah dan kembali ke tanah. Jumlah manusia terus bertambah, sementara luasan tanah relatif tetap. Pemahaman yang lengkap mengenai tanah dan berbagai dimensinya menjadi penting seiring semakin membaurnya ilmu pengetahuan. Permasalahan seputar tanah mengharuskan pemecahan multidispliner.<span id="more-383"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Perjalananku memahami tanah diawali dengan pengertian-pengertian fisik tanah. Berkaitan dengan distribusi spasial, aspek lingkungan. Penelusuran terus berlanjut dengan memperdalam dimensi spasial dari tanah. Setelah bertahun-tahun menekuninya, pendalaman mengenai tanah semakin luas dengan memahami aspek tanah secara mikro serta pemahaman secara makro baik fisik wilayah maupun sosial dan ekonomi tanah. Sungguh sangat luas ilmu Allah SWT mengenai tanah. Semakin banyak digali semakin merasa banyak sekali yang belum diketahui. Tak terasa sudah tiga belas tahun perjalananku&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=383&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2011/08/05/perjalananku-mendalami-tanah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://santosa.files.wordpress.com/2011/08/sawah_di_bakara.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sawah_di_bakara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indoor Centrality</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2011/04/12/indoor-centrality-2/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2011/04/12/indoor-centrality-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Apr 2011 11:32:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[GIScience]]></category>
		<category><![CDATA[Indoor Centrality]]></category>
		<category><![CDATA[thesis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Sahabat GISer, berikut adalah abstrak thesis saya yang bertema Indoor Centrality. Thesis ini saya selesaikan untuk memperoleh gelas Master Applied Science in GIS di Geomatics Engineering at University of Melbourne pada tahun 2009.   Thesis ini tersimpan dalam database universitas dan saya setujui untuk diberikan open access, sehingga dapat anda download. Demikian semoga berguna.. Indoor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=364&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sahabat GISer, berikut adalah abstrak thesis saya yang bertema Indoor Centrality. Thesis ini saya selesaikan untuk memperoleh gelas Master Applied Science in GIS di Geomatics Engineering at University of Melbourne pada tahun 2009.   Thesis ini tersimpan dalam database universitas dan saya setujui untuk diberikan open access, sehingga dapat anda download. Demikian semoga berguna..<span id="more-364"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Indoor environments are different from other environments. There are some characteristics which are unique such as dimensionality and spatial structure. Apart from indoor centrality, research has been done to reveal the properties of centrality particularly in street networks, social networks, and biological networks. In addition, there are some indoor representations which have already been developed for different purposes such as wayfinding, behavioural science, and sociology. Therefore, this research is undertaken to investigate models of representation and apply the measures of centrality to reveal the properties of indoor environments.</p>
<p style="text-align:justify;">Different representations and betweenness centrality measures have been tested in a subset of indoor environments. The models and measures have been proven capable of revealing the properties of indoor environments such as centrality, prominency, and complexity. In addition, this research has revealed the strengths and weaknesses of both models and measures.</p>
<p style="text-align:justify;">The results of different measurements of betweenness centrality based on different representations are combined. Here, graph representations which depict space and link centralities in topological graphs is used to construct a structural hierarchy which is able to support wayfinding in indoor environments.</p>
<p style="text-align:justify;">This research contributes to our understanding of indoor centrality through the formalization of the representations and measures.</p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan di unduh di sini : <a title="A link to this object via the handle server." href="http://repository.unimelb.edu.au/10187/4229">http://repository.unimelb.edu.au/10187/4229</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/364/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=364&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2011/04/12/indoor-centrality-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Neraca Penatagunaan Tanah, Apa Sih?</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2010/05/10/neraca-penatagunaan-tanah-apa-sih/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2010/05/10/neraca-penatagunaan-tanah-apa-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 05:04:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[BPN]]></category>
		<category><![CDATA[neraca penatagunaan tanah]]></category>
		<category><![CDATA[penatagunaan tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya telah kita membahas mengenai penatagunaan tanah baik pengertian maupun perannya dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Di antara kegiatan-kegiatan penatagunaan tanah untuk mendukung pelaksanaan penataan ruang adalah penyusunan neraca penatagunaan tanah. Berdasarkan PP 16 Tahun 2004 Pasal 23 ayat (3) dan UU No.26 Tahun 2007 Pasal 33 ayat (2), secara umum neraca penatagunaan tanah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=352&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 359px"><img title="land use" src="http://www.waterencyclopedia.com/images/wsci_03_img0307.jpg" alt="" width="349" height="302" /><p class="wp-caption-text">www.waterencyclopedia.com</p></div>
<p style="text-align:justify;">Sebelumnya telah kita membahas mengenai penatagunaan tanah baik pengertian maupun perannya dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Di antara kegiatan-kegiatan penatagunaan tanah untuk mendukung pelaksanaan penataan ruang adalah penyusunan neraca penatagunaan tanah. Berdasarkan PP 16 Tahun 2004 Pasal 23 ayat (3) dan UU No.26 Tahun 2007 Pasal 33 ayat (2), secara umum neraca penatagunaan tanah diartikan sebagai gambaran perimbangan antara ketersediaan tanah dan kebutuhan penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah berdasarkan fungsi kawasan dari Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Neraca penatagunaan tanah meliputi perubahan penggunaan  tanah dalam kurun waktu tertentu, kesesuaian penggunaan tanah saat ini terhadap RTRW, dan ketersediaan tanah yang didasarkan pada penggunaan, penguasaan dan RTRW. Dengan menggunakan teknologi GIS, data-data spatial tersebut diolah dan dianalisa dan ditampilkan dalam bentuk peta maupun table analisa.<span id="more-352"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Secara teknis, kegiatan ini dapat dilakukan di setiap Kabupaten dan Kota apabila tersedia minimal empat data utama (spatial) yaitu dua data penggunaan tanah pada periode tertentu, RTRW, dan data gambaran umum penguasaan tanah ditambah data dasar yaitu administrasi, jalan, sungai, dan toponimi. Perubahan penggunaan tanah dalam periode tertentu ini dapat digunakan untuk memperoleh gambaran perubahan penggunaan tanah. Selanjutnya, data perubahan ini dioverlay dengan RTRW sehingga diperoleh gambaran perubahan penggunaan tanah dalam fungsi kawasan. Analisa selanjutnya adalah melihat kesesuaian penggunaan tanah saat ini dengan RTRW. Dua kriteria yang digunakan adalah sesuai dan tidak sesuai. Penggunaan tanah dikatakan sesuai dengan funsgi kawasan apabila penggunaan tanah tersebut sejalan dengan fungsi kawasan, misalnya penggunaan tanah sawah pada kawasan pertanian lahan basah. Sedangkan contoh tidak sesuai misalnya penggunaan tanah industri pada kawasan pertanian lahan basah.</p>
<p style="text-align:justify;">Analisa ketersediaan tanah di fokuskan untuk memberikan gambaran mengenai pola ketersediaan tanah terkini untuk kegiatan pembangunan. Kegiatan ini memerlukan data penggunaan tanah, data gambaran umum penguasaan tanah, dan RTRW. Ketiga data tersebut merupakan data terkini. Data akhir analisa ini akan dikelaskan dalam empat informasi yaitu  tanah yang tersedia untuk kegiatan lindung, tanah tersedia untuk kegiatan budidaya, tanah yang sudah ada penguasaan namun dengan penggunaan tanah tidak sesuai dengan fungsi kawasan, dan sudah ada penguasaan tanah dengan penggunaan tanah sesuai dengan fungsi kawasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kegiatan penyusunan neraca penatagunaan tanah ini sangat bermanfaat bagi penyediaan informasi ketersediaan tanah untuk keperluan pembangunan maupun investasi. Selain itu, kegiatan ini juga sangat bermanfaat untuk mengevaluasi RTRW guna penyusunan ulang nantinya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/352/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/352/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/352/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=352&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2010/05/10/neraca-penatagunaan-tanah-apa-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.waterencyclopedia.com/images/wsci_03_img0307.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">land use</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peran Penatagunaan Tanah Dalam Mewujudkan Tata Ruang  (roles of land use in implementing spatial planning)</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2009/12/02/peran-penatagunaan-tanah-dalam-mewujudkan-tata-ruang-roles-of-land-use-in-implementing-spatial-planning/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2009/12/02/peran-penatagunaan-tanah-dalam-mewujudkan-tata-ruang-roles-of-land-use-in-implementing-spatial-planning/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 03:13:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[BPN]]></category>
		<category><![CDATA[land use planning]]></category>
		<category><![CDATA[penatagunaan tanah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini tanah merupakan resource yang memiliki posisi strategis dalam kontek pembangunan nasional. Segala bentuk pembangunan hampir seluruhnya memerlukan tanah untuk aktifitasnya. Dalam kaitan tersebut, diperlukan upaya untuk lebih meningkatkan peran penatagunaan tanah untuk dapat mewujudkan pembangunan yang sustainable. Seperti yang telah dimaklumatkan dalam Pasal 1, PP No. 16/2004 Tentang Penatagunaan Tanah, yang dimaksudkan penatagunaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=343&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 276px"><img title="Land use planning" src="http://www.waterencyclopedia.com/images/wsci_03_img0308.jpg" alt="" width="266" height="229" /><p class="wp-caption-text">www.waterencyclopedia.com</p></div>
<p style="text-align:justify;">Saat ini tanah merupakan resource yang memiliki posisi strategis dalam kontek pembangunan nasional. Segala bentuk pembangunan hampir seluruhnya memerlukan tanah untuk aktifitasnya. Dalam kaitan tersebut, diperlukan upaya untuk lebih meningkatkan peran penatagunaan tanah untuk dapat mewujudkan pembangunan yang sustainable.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Seperti yang telah dimaklumatkan dalam Pasal 1, PP No. 16/2004 Tentang Penatagunaan Tanah, yang dimaksudkan penatagunaan tanah adalah sama dengan pola pengelolaan tata guna tanah yang meliputi penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang berwujud konsolidasi pemanfaatan tanah melalui pengaturan kelembagaan yang terkait dengan pemanfaatan tanah sebagai satu kesatuan sistem untuk kepentingan masyarakat secara adil. Penatagunaan tanah ini merujuk pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota yang telah ditetapkan seperti tercantum pada pasal 3 mengenai tujuan dari penatagunaan tanah. Dari sini dapat kita telaah bahwasannya, penatagunaan tanah merupakan ujung tombak dalam mengimplementasikan RTRW di lapangan. Hal ini didasarkan bahwa, dalam setiap jengkal tanah, pada hakekatnya telah melekat hak kepemilikan tanah. Sehingga untuk mewujudkan RTRW dalam setiap jengkal tanah mau tidak mau harus berinteraksi dengan pemegang hak atas tanah tersebut.<span id="more-343"></span></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 288px"><img title="cadastral on Ikonos" src="http://geoeye.mediaroom.com/file.php/228/Fraser-Cadastral%20overlay%20of%20IKONOS.jpg" alt="" width="278" height="198" /><p class="wp-caption-text">http://geoeye.mediaroom.com</p></div>
<p style="text-align:justify;">Posisi penatagunaan tanah juga semakin jelas seperti yang termaktub dalam Pasal 33 UU No.26/2007 Tentang Penataan Ruang, dimana pemanfaatan ruang mengacu pada rencana tata ruang yang dilaksanakan dengan penatagunaan tanah, penatagunaan air, dan penatagunaan udara. Pada hakekatnya, tanah sebagai unsur yang paling dominan dalam penataan ruang, telah dilandasi dengan PP, memiliki peran yang paling strategis dalam mewujudkan penataan ruang. Namun demikian, penatagunaan tanah belum begitu dilibatkan dalam proses penyusunan, implementasi maupun pengawasan penataan ruang. Menurut saya, proses penataan ruang di Indonesia saat ini memang pada level yang bervariasi. Namun demikian, secara umum dapat dilihat bahwa, penataan ruang masih bergerak dilevel dasar, yaitu proses euphoria penyusunan tata ruang. Hal ini terbukti dari banyaknya tata ruang yang tidak dilaksanakan di lapangan. Seharusnyalah, mulai sekarang, kita bersama-sama harus lebih memikirkan juga bagaimana implementing di lapangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Penatagunaan tanah memiliki dua peran utama dalam mewujudkan rencana tata ruang guna kepentingan masyarakat secara adil. Pertama, peran secara makro, penatagunaan tanah bersama-sama dengan instansi lain baik pusat maupun daerah, bekerja sama untuk merumuskan kebijakan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penataan ruang. Hal ini terwujud dalam pembentukan Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN) maupun didaerah (BKPRD). Perlu diketahui bahwa sampai dengan hari ini, penatagunaan tanah yang diemban oleh Badan Pertanahan Nasional (Direktorat Penatagunaan Tanah), masih merupakan instansi vertikal. Kondisi ini lebih memudahkan kontrol maupun koordinasi antara penatagunaan tanah nasional maupun daerah. Selain itu penatagunaan tanah juga bertugas untuk menyusun neraca penatagunaan tanah. Di dalam neraca ini terdapat evalusai kesesuaian RTRW dengan penggunaan tanah saat ini, serta ketersediaan tanah untuk pembangunan didasarkan pada RTRW, penggunaan, dan penguasaan tanah. Neraca ini tentunya sangat berguna dalam revisi dan evaluasi RTRW.</p>
<p style="text-align:justify;">Peran penatagunaan tanah di level mikro adalah implementing penatagunaan tanah dalam pada administrasi pertanahan. Di sini peran penatagunaan tanah semakin jelas, dimana secara langsung dalam administrasi pertanahan, penatagunaan tanah dapat terlibat langsung dalam proses administrasi pertanahan. Proses-proses administrasi pertanahan mulai dari penerbitan hak, pemindahan hak, pelepasan hak, dan lain-lain, kesemuanya harus mengacu pada rencana tata ruang wilayah. Dalam penyelenggaraan penatagunaan tanah, dapat ditempuh melalui penataan kembali, upaya kemitraan, dan penyerahan dan pelepasan hak atas tanah kepada negara. Dalam hal pembinaan dan pengendalian penatagunaan tanah dapat ditempuh melalui pemberian insentif dan disinsentif.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/343/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=343&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2009/12/02/peran-penatagunaan-tanah-dalam-mewujudkan-tata-ruang-roles-of-land-use-in-implementing-spatial-planning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.waterencyclopedia.com/images/wsci_03_img0308.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Land use planning</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://geoeye.mediaroom.com/file.php/228/Fraser-Cadastral%20overlay%20of%20IKONOS.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cadastral on Ikonos</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Lingkungan Hidup sponsored by Google Maps</title>
		<link>http://santosa.wordpress.com/2009/06/08/hari-lingkungan-hidup-sponsored-by-google-maps/</link>
		<comments>http://santosa.wordpress.com/2009/06/08/hari-lingkungan-hidup-sponsored-by-google-maps/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 05:50:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sigit Santosa</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Google Maps]]></category>
		<category><![CDATA[hari lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://santosa.wordpress.com/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2009, ada beberapa terobosan yang dilakukan terkait dengan technology internet mapping. Salah satu terobosan itu adalah dengan melibatkan Google Maps sebagai mushup untuk menampilkan icon2 lingkungan hidup. Salah satu website yang telah diluncurkan adalah Open Green Map. Tujuan dari website ini adalah untuk menjadi wahana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=329&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 326px"><img class=" " title="Open Green Map" src="http://www.maxgladwell.com/wp-content/uploads/2008/06/greenmap3.png" alt="http://www.maxgladwell.com" width="316" height="296" /><p class="wp-caption-text">http://www.maxgladwell.com</p></div>
<p style="text-align:justify;">Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2009, ada beberapa terobosan yang dilakukan terkait dengan technology internet mapping. Salah satu terobosan itu adalah dengan melibatkan Google Maps sebagai mushup untuk menampilkan icon2 lingkungan hidup. Salah satu website yang telah diluncurkan adalah Open Green Map. Tujuan dari website ini adalah untuk menjadi wahana bagi masyarakat untuk membangun informasi terkait dengan lingkungan yang berupa titik2 mengenai tempat2 hijau, jalur sepeda, taman kota, pasar traditional, dan sebagainya. Icon2 tersebut sudah disediakan dan memiliki arti secara universal. Seperti halnya  icon2 pada umumnya, informasi lengkap termasuk foto, alamat dan telp akan muncul ketika kita menekannya. Dengan platform terbuka (social mapping) maka editing dan penambahan data dapat dilakukan oleh masyarakat dengan mendaftar terlebih dahulu. Website ini bisa dikategorikan sebagai Volunteered Geographic Information (VGI) yang merefleksikan local knowledge yang dibangun oleh masyarakat awam dengan focus lingkungan. Cakupan wilayah, tentunya meliputi data yang disediakan Google Maps atau mencakup seluruh permukaan bumi.<span id="more-329"></span><br />
Website lain yang juga menggunakan Google Maps adalah Cape Town Green Map, merupakan website yang dibangun untuk menampilkan informasi2 mengenai situs2 lingkungan yang dilestarikan oleh pemerintah seperti cagar alam, taman burung, kawasan mangrove, dan lain2. Website dapat anda kunjungi disini: <a href="http://capetowngreenmap.co.za/">http://capetowngreenmap.co.za/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://capetowngreenmap.co.za/"></a><br />
Jika anda tertarik untuk turut serta menjaga dan mengkampanyekan perlindungan lingkungan, method ini merupakan salah satu cara yang dapat anda lakukan secara worldwide bersama-sama saudara kita diberbagai belahan dunia. Untuk lebih jelasnya silahkan mengeksplore dialamat berikut:</p>
<p>Open Green Map di: <a href="http://www.greenmap.org/greenhouse/en/maps">http://www.greenmap.org/greenhouse/en/maps</a></p>
<p>Berikut juga ada video yang menjelaskan mengenai Open Green Map dan peranannya:</p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display: block;'><iframe class='youtube-player' type='text/html' width='455' height='286' src='http://www.youtube.com/embed/_8pXOkBNYWo?version=3&amp;rel=1&amp;fs=1&amp;showsearch=0&amp;showinfo=1&amp;iv_load_policy=1&amp;wmode=transparent' frameborder='0'></iframe></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/santosa.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/santosa.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/santosa.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/santosa.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/santosa.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/santosa.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/santosa.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/santosa.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/santosa.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/santosa.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/santosa.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/santosa.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/santosa.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/santosa.wordpress.com/329/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=santosa.wordpress.com&amp;blog=4895319&amp;post=329&amp;subd=santosa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://santosa.wordpress.com/2009/06/08/hari-lingkungan-hidup-sponsored-by-google-maps/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0a9691116a16ade6a182dd9cd96fce7e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Santosa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.maxgladwell.com/wp-content/uploads/2008/06/greenmap3.png" medium="image">
			<media:title type="html">Open Green Map</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
