Posts filed under ‘GIS’

Peran GIS dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah

Transparansi dan akuntabilitas adalah dua hal yang menjadi penting saat ini. Masyarakat semakin kritis sehingga menuntut pemerintah untuk lebih transparan dalam berbagai bidang pembangunan. GIS memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemerintah. Tulisan ini besumber dari artikel ESRI yang dapat anda lihat disini.

Lebih konkretnya, peran GIS disini adalah dalam menampilkan data2 spatial dan non spatial secara interaktif mengenai kemajuan2 dalam pembangunan. Masyarakat menjadi lebih mengetahui apa yang dikerjakan pemerintahannya dan seberapa jauh kemajuannya. Tentunya semua orang dari berbagai Negara dapat mengakses data2 tersebut. Hal ini positive karena sekaligus dapat mengundang investor serta meningkatkan citra di mata internasional. selengkapnya Klik disini :)

May 7, 2009 at 4:16 am 1 comment

GIS-enabled web untuk PEMILU

Di Indonesia saat ini sedang hangat2nya suasana mendekati Pemilu nasional tahun 2009. Pemilu merupakan hal yang kelihatan mudah, siapa yang dapat point terbanyak dialah yang menang. Tapi pada kenyataannya, dari mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai publikasi memunculkan banyak masalah. Apalagi tingkat kekritisan dan keingintahuan dari masyarakat yang terus meningkat. Dalam kaitan dengan pemilu, mari kita bahas bersama peran GIS dalam perencanaan, pelaksanaan dan publikasi Pemilu. Ulasan ini kami angkat dari penerapan GIS for Election di luar negeri. selengkapnya Klik disini :)

March 26, 2009 at 2:42 am Leave a comment

Climate Change GIS data portal

Sebelumnya kita telah membahas pentingnya data geografi (data spatial dan non-spatial) dalam menghadapi perubahan iklim global. Kita juga sudah memahami bahwa kemudahan access data2 tersebut menjadi mutlak ketika kita menginginkan hasil analisa yang akurat. GIS data portal atau biasa juga dikenal dengan Geoportal adalah salah satu wahana yang dapat dibangun untuk mewujudkan data sharing secara effective.

Sebelumnya mari kita tinjau dengan kalimat sederhana apakah GIS data portal. GIS data portal merupakan portal (pintu masuk) yang dapat digunakan untuk menelusuri dan mencari data GIS. Apabila pelayanan ini terbatas pada penyediaan informasi baik dalam hal instansi maupun metadata tanpa memungkinkan untuk mengakses/download data maka ini disebut Geoportal biasa. Tetapi bila pelayananan ini juga termasuk akses/download data baik dengan tingkat keterbatasan yang berbeda2, maka portal ini biasa juga dikenal dengan istilah Clearinghouse. selebihnya Klik disini :)

March 5, 2009 at 4:21 am Leave a comment

Perubahan Iklim Global: Pentingnya Data Geografi

Perubahan iklim global  telah terlihat nyata di berbagai permukaan bumi. Dampak dari proses inipun telah kita rasakan dalam berbagai bentuk. Salah satu indikasi dari perubahan iklim ini terlihat dari adanya pemansan global yang berakibat pada berubahnya arah dan kecepatan angin berdampak pada bergesernya musim. Masa tanam sulit ditentukan, selain adanya banjir pasang yang lebih intensif yang melanda pantai di Jakarta Utara ataupun dikota2 pantai lainnya. Dari sisi lain, pemanasan global ini berakibat pada kenaikan muka air laut yang berdampak pada hilangnya ratusan/ribuan pulau kecil di Indonesia. Berita selengkapnya dapat anda baca di sini (Kompas (16/02/2009). Di edisi sebelumnya, kita juga telas membahas bushfires di Australia yang merupakan dampak tidak langsung dari proses climate change (lihat disini). Selanjutnya sekarang mari kita bahas seputar pentingnya data geografi dalam menghadapi perubahan iklim global khususnya di Indonesia. selengkapnya Klik disini :)

February 24, 2009 at 7:36 am 15 comments

Victorian Bushfire (Online Mapping and Social Networking Media)

Sampai dengan saat ini api masih terus berkobar di pinggriran Victioria, Australia dan telah  menewaskan lebih dari 180 orang. Peran dari teknologi Web 2.0 serta online mapping sangatlah penting dalam proses evakuasi, pengiriman bahan2 bantuan, serta pencarian donasi. Media yang merupakan jaringan sosial ini meliputi Twitter, Flicker, dan Facebook. Media ini begitu penting pada saat ini dimana menjadi wahana transfer pengalaman maupun berita terkini diantara penduduk Victoria pada saat yang kritis. Bahkan, social networking ini telah digunakan begitu intensif oleh warga berbeda dengan sebelumnya. Twitter dipakai secara efektif untuk mengirimkan pesan donasi baik dalam bentuk donor darah maupun uang. Flicker sendiri kebanjiran foto2 mengenai bushfire. Sementara di Facebook telah terbentuk group2 untuk mengingat orang2 yang menjadi korban. Salah satunya telah memiliki 7500 anggota. selengkapnya Klik disini :)

February 13, 2009 at 10:23 am Leave a comment

Victorian Bushfires, bencana alam yang memilukan…(kaitan GIS)

Bencana kebakaran “semak” (bushfires) terbesar di Victoria yang terjadi sejak hari Sabtu (7/2/2009) dimana pada saat itu suhu maksimum mencapai 47 derajat Celsius sampai malam ini (malam Senin) telah memakan korban 84 jiwa dan menghanguskan 750 rumah dengan perkiraan lahan terbakar seluas 3300 ribu hektar hangus terbakar. Saya yang sedang berada di Melbourne turut menjadi saksi sejarah yang memilukan tersebut. Perdana Menteri Kevin Rudd menyatakan ini adalah bencana nasional. Gubernur Victoria, John Brumby mengatakan kebakaran yang terjadi seperti neraka. Geographic Information System yang merupakan satu ilmu dan technology yang sedang berkembang memiliki potensi yang cukup besar dalam hal planning, deteksi, mitigasi maupun tanggap darurat bencana kebakaran ataupun bencana alam pada umumnya.

selengkapnya Klik disini :)

February 8, 2009 at 1:18 pm 1 comment

Hal2 yang harus diperhatikan dalam penerapan GIS di organisasi anda

Sebelumnya kita telah mengulas tokoh GIS, Dr. Roger Tomlinson dan pemikirannya. Berikut adalah rangkuman langkah2 yang harus dilaksanakan dalam penerapan GIS di orgasnisasi/perusahaan/instansi anda (Tomlinson, 2003). selengkapnya Klik disini :)

February 4, 2009 at 12:27 pm Leave a comment

Roger Tomlinson, Pioneer of GIS

Pertumbuhan GIS tak lepas dari tokoh2 yang sangat berperan dalam pengenalan, implementasi, sampai dengan pengembangannya. Dalam kesempatan ini akan kita bahas salah satu pioneer GIS, Dr. Roger Tomlinson. Dr. Tomlinson yang dilahirkan di Cambridge, Inggris tahun 1933 merupakan sosok pioner GIS yang dikenal sebagai the “father of GIS”.  Beliau adalah seorang geographer yang memiliki visi ke depan yang telah mengembangkan GIS yang digunakan di Canada Land Inventory sejak 1960-an. Atas jasa2nya, beliau di anugerahi piagam tertinggi (the Order of Canada) bagi kaum sipil oleh pemerintah Canada. Roger menjadi pioneer dalam penggunaan GIS di banyak negara mulai dari mengumpulkan, managemen, hingga analisa geographic data, sehingga merubah wajah Geography sebagai satu disiplin ilmu.  selengkapnya Klik disini :)

January 31, 2009 at 12:43 am Leave a comment

Bagaimana merepresentasikan Geography? (2)

Informasi Geografi sangat penting bagi kehidupan manusia baik masa lalu, sekarang dan masa mendatang khususnya di permukaan maupun di dekat permukaan bumi. Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai pentingnya representasi Geografi beserta bagaimana cara merepresentasikan Geografi khususnya  melalui teknologi komputer. Berikut ini bersama-sama kita akan membahas secara konsepsi bagaimana merepresentasikan Geografi.

Pada penulisan artikel2 di blog ini, kami sengaja menggunakan bahasa Inggris untuk istilah2 teknis tertentu karena banyak istilah teknis yang sulit dicari padan katanya dalam Bahasa Indonesia dan sekaligus mari kita bersama-sama memperdalam pengetahuan Bahasa Inggris kita. selanjutnya Klik disini :)

January 1, 2009 at 10:41 am Leave a comment

Bagaimana merepresentasikan Geography? (1)

Manusia hanya mendiami sebagian kecil dari permukaan bumi. Dengan luas daratan sekitar 500 juta km2, kita hanya mendiami sepertiganya. Sedangkan luasan kota sangatlah kecil dimana sebagian besar manusia tinggal. Meskipun demikian, pengetahuan tentang bumi dipermukaan, di atas permukaan, maupun dibawah permukaan pada waktu lampau, sekarang, dan mendatang sangatlah penting bagi aktivitas manusia misalnya perencanaan, management sumberdaya alam, konservasi, travel, sampai dengan kegiatan navigasi sehari2. Semua data2 tersebut memerlukan wahana ataupun model dalam representasinya. Representasi ini membantu dan memudahkan kita dalam memahami dan mempelajari bumi. Pemodelan ini tentunya didasarkan pada hukum2 ataupun teori terkait dengan object dipermukaan bumi. Dalam hal Geography, teori dari Tobler yang bertajuk hukum pertama Geography (Tobler’s First Law of Geography) sangat mendukung dalam proses interpolasi untuk memprediksi kondisi didekat satu fenomena. Hukum ini berbunyi: segala sesuatu terkait dengan segala sesuatu yang lain, tetapi segala sesuatu yang dekat akan lebih terkait daripada yang jauh. Contoh real dari penerapan hukum ini misalnya pada data ketinggian (elevasi) dimana disekitar satu titik ketinggian akan memiliki nilai tidak jauh dari nilai ketinggian tersebut dan masih banyak contoh lain: suhu, pH, jenis tanah, curah hujan. selanjutnya Klik disini :)

December 20, 2008 at 1:58 am 2 comments

Older Posts


July 2014
M T W T F S S
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Recent Posts

Blog Stats

  • 70,504 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.