Archive for August, 2011
I Made Sandy : tak lekang oleh waktu
Nama I Made Sandy sering terdengar di kantor, semenjak saya masuk menjadi pegawai negeri di Direktorat Penatagunaan Tanah BPN. Nama beliau sering terungkap dalam obrolan sehari-hari maupun dalam rapat-rapat internal. Kebaikan maupun cerita hidup belaiau sering dikenang. Beliau adalah direktur pertama Direktorat Penatagunaan Tanah (dahulu bernama Direktorat Tata Guna Tanah). Pada awal-awal masuk, saya gak begitu ngeh dengan namanya, namun lama-lama pengen tau lebih dalam siapa sebenarnya I Made Sandy. Berikut ini akan saya ulas hasil obrolan dengan pegawai-pegawai senior di lingkungan kerja saya.
Pak I Made Sandy adalah sosok yang pendiam dan sederhana. Ada yang mengatakan bahwa beliau adalah Direktur termiskin di BPN. Beliau ke kantor pulang pergi membawa mobil sendiri. Menurut kawan yang pernah ke rumahnya, rumah beliau sederhana dengan kursi rotan yang busanya sudah robek-robek. Ada hal lain yang patut diteladani, beliau selalu mengembalikan sisa perjalanan dinas sesuai dengan jumlah hari yang digunakan. Selain itu, apabila di daerah dibelikan tiket hotel maupun pesawat oleh pegawai daerah maka uangnya akan dikembalikan ketika beliau sudah sampai di jakarta. Uang dikirimkan menggunakan jasa wesel. Hal yang langka ditemukan pada kondisi sekarang ini.
Menurut cerita, Pak I Made Sandy sangat memperhatikan anak buahnya. Pada siang hari, beliau berkeliling ke ruangan staf-stafnya untuk melihat kondisi anak buah. Banyak pegawai-pegawai golongan rendah yang dibantu oleh beliau hingga dapat memiliki rumah sendiri.
Sampai dengan sekarang saya masih berusaha mengetahui perihal Pak I Made Sandy. Banyak buku-buku yang telah beliau terbitkan khususnya mengenai tata guna tanah. Mudah-mudahan dapat kita ulas pada kesempatan yang lain.
Makna Tanah di Indonesia
Sekarang ini, tanah lebih banyak digunakan dalam obrolan sehari-hari. Kata tanah diterjemahkan ke dalam berbagai makna. Ada sebagian masyarakat yang memahami tanah sebagai wahana bercocok tanam, ada pula yang memahaminya sebagai tempat tinggal. Di pemerintah sendiri ada yang menggunakan istilah tanah dengan maksud berbeda, kata lahan, ruang yang memiliki makna yang mirip. Nah pada kesempatan ini, mari kita berdiskusi makna tanah di Indonesia. Tulisan ini diilhami oleh buku Penyelamatan Tanah, Air dan Lingkungan (Arsyad dan Rustiadi, 2008) dan Penggunaan Tanah di Indonesia (I Made Sandy, 1977).
Yang pertama tanah dimaknai sebagai tempat tumbuh tanaman atau pedon. Terjemahan ini berasal dari bahasa asing yaitu soil. Makna tanah yang demikian telah menjadi fokus utama bidang kajian ilmu tanah (Soil Science). Di sini mempelajari tanah dilakukan melalui uji lapang maupun laboratorium baik sifak fisik, kimia maupun biokimia yang terjadi di tanah secara mikro maupun makro. Atas dasar sifat-sifatnya, tanah kemudian dapat dikategorikan menjadi tanah subur ataupun tanah gersang/tandus. (more…)
Perjalananku Mendalami Tanah
Tanah merupakan kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki banyak arti. Tanah dan manusia memiliki ikatan yang sangat kuat. Dalam agam Islam, manusia tercipta dari tanah dan kembali ke tanah. Jumlah manusia terus bertambah, sementara luasan tanah relatif tetap. Pemahaman yang lengkap mengenai tanah dan berbagai dimensinya menjadi penting seiring semakin membaurnya ilmu pengetahuan. Permasalahan seputar tanah mengharuskan pemecahan multidispliner. (more…)




Recent Comments