Archive for October, 2008
Selintas GPS dan Aplikasi: tracking system
Technology Global Positioning System (GPS) tumbuh pesat merambah berbagai bidang aplikasi. Masyarakatpun telah banyak mengerti dan menggunakan GPS untuk berbagai keperluan dari navigasi sampai dengan pelacakan. Nah, barangkali ada yang belum paham tentang technology GPS dan yang lagi berkembang saat ini yaitu GPS tracking device, berikut saya ulas sedikit mengenai hal tersebut.
![]()
GPS merupakan system navigasi satelit Amerika yang pada awalnya digunakan untuk keperluan militer. Namun kemudian technology ini menjadi dual syatem dimana melayani juga kepentingan public. Meskipun begitu, menurut peraturan pemerintah Amerika, penggunaan maupun tingkat akurasi dari sinyal GPS yang dipakai umum yang disebut Course Acquisition code (C/A code) dibatasi. Namun semenjak tahun 2000, policy ini di hapuskan dan hal tersebut membuat akurasi dari sinyal GPS yang untuk masyarakat meningkat hampir menyamai Precise code (P-code) milik militer. Selain itu sejak 2005, Amerika juga melaksanakan program modernisasi GPS. Kedua hal tersebut merupakan pemicu bagi pertumbuhan GPS saat ini.
GIS dan perkembangannya..(2)
Sebelumnya kita telah membahas ArcInfo dan ArcView, disini kita akan membahan ArcGIS dan dilanjutkan dengan perkembangan GIS secara umum.

ArcInfo under Windows yang lebih dikenal dengan ArcGIS membawa bermacam komplex element of GIS. Secara umum ArcGIS memberikan lebih lengkap tools kepada GIS professional untuk dapat lebih mudah berinteraksi dengan spatial data. Selain juga dilengkapi dengan ekstensi yang sama dengan ArcView, ArcGIS juga dilengkapi dengan customisation menggunakan Visual Basic Application (VBA) environment. VBA memudahkan pengguna dan lebih powerful daripada ArcView.
Semua pembahasan sebelumnya merupakan stand alone GIS, yang berarti ekslusif, mahal, dan kadang tidak interoperable. Semua software tersebut membutuhkan skill dan pengetahuan mengenai GIS untuk dapat mengoperasikannya. Kondisi ini tentunya kurang menguntungkan bagi masyarakat awam yang tidak punya akses ke spatial data. Lebih luas lagi, potensi dari spatial data kurang bisa di exploitasi secara optimal karena tidak adanya sarana untuk sharing dan akses spatial data dengan simple dan murah.
GIS dan perkembangannya..(1)
Sejak munculnya GIS di tahun 80an, technology ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan ini di dukung sepenuhnya oleh pertumbuhan dunia IT yang luar biasa. Dari kemampuan hardware yang mampu menyimpan data ukuran terabite sampai kemampuan memory berkecapatan ratusan kali lipat dari awalnya. Dalam pembahasan kali ini, penulis lebih banyak mengambil contoh product ESRI karena selain popular juga karena lebih banyaknya terlibat dengan software2 ESRI daripada yang lain.
Pada era 90 an, di mana pada saat itu yang berkembang pesat di negeri ini adalah Operating System berbasis DOS, GIS sangat bertumpu pada kemampuan operasonal DOS. Seperti misalnya ArcInfo yang saat itu begitu popular dan banyak dipakai. Banyak kendala yang dialami para student ataupun beginner yang ingin mempelajari GIS under DOS ini. Kemampuan mengahapal dan tekun dalam mempelajari berbagai aplikasi di ArcInfo merupakan kendala terbesar selain keterbatasan hardware saat itu. Semua perintah dari mulai input data melalui digitasi, editing, analisa, sampai layout semua di jalankan melalui perintah yang harus diketik dengan tepat. Pada saat yang sama juga berkembang software yang sudah under Windows yang juga dominant di Indonesia yaitu MapInfo.

Recent Comments