Peran Penatagunaan Tanah Dalam Mewujudkan Tata Ruang (roles of land use in implementing spatial planning)

www.waterencyclopedia.com
Saat ini tanah merupakan resource yang memiliki posisi strategis dalam kontek pembangunan nasional. Segala bentuk pembangunan hampir seluruhnya memerlukan tanah untuk aktifitasnya. Dalam kaitan tersebut, diperlukan upaya untuk lebih meningkatkan peran penatagunaan tanah untuk dapat mewujudkan pembangunan yang sustainable.
Seperti yang telah dimaklumatkan dalam Pasal 1, PP No. 16/2004 Tentang Penatagunaan Tanah, yang dimaksudkan penatagunaan tanah adalah sama dengan pola pengelolaan tata guna tanah yang meliputi penguasaan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang berwujud konsolidasi pemanfaatan tanah melalui pengaturan kelembagaan yang terkait dengan pemanfaatan tanah sebagai satu kesatuan sistem untuk kepentingan masyarakat secara adil. Penatagunaan tanah ini merujuk pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota yang telah ditetapkan seperti tercantum pada pasal 3 mengenai tujuan dari penatagunaan tanah. Dari sini dapat kita telaah bahwasannya, penatagunaan tanah merupakan ujung tombak dalam mengimplementasikan RTRW di lapangan. Hal ini didasarkan bahwa, dalam setiap jengkal tanah, pada hakekatnya telah melekat hak kepemilikan tanah. Sehingga untuk mewujudkan RTRW dalam setiap jengkal tanah mau tidak mau harus berinteraksi dengan pemegang hak atas tanah tersebut. selanjutnya Klik disini
Add comment December 2, 2009
Hari Lingkungan Hidup sponsored by Google Maps

http://www.maxgladwell.com
Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2009, ada beberapa terobosan yang dilakukan terkait dengan technology internet mapping. Salah satu terobosan itu adalah dengan melibatkan Google Maps sebagai mushup untuk menampilkan icon2 lingkungan hidup. Salah satu website yang telah diluncurkan adalah Open Green Map. Tujuan dari website ini adalah untuk menjadi wahana bagi masyarakat untuk membangun informasi terkait dengan lingkungan yang berupa titik2 mengenai tempat2 hijau, jalur sepeda, taman kota, pasar traditional, dan sebagainya. Icon2 tersebut sudah disediakan dan memiliki arti secara universal. Seperti halnya icon2 pada umumnya, informasi lengkap termasuk foto, alamat dan telp akan muncul ketika kita menekannya. Dengan platform terbuka (social mapping) maka editing dan penambahan data dapat dilakukan oleh masyarakat dengan mendaftar terlebih dahulu. Website ini bisa dikategorikan sebagai Volunteered Geographic Information (VGI) yang merefleksikan local knowledge yang dibangun oleh masyarakat awam dengan focus lingkungan. Cakupan wilayah, tentunya meliputi data yang disediakan Google Maps atau mencakup seluruh permukaan bumi. selengkapnya Klik disini
Add comment June 8, 2009
Lingkunganku…

Tanggal 5 Juni merupakan Hari Lingkungan Hidup sedunia (World Environment Day) yang juga di peringati oleh negara kita. Dunia semakin rusak oleh ulah tangan manusia, dan banyak manusia yang mulai menyadarinya. Menelisik kembali pentingnya lingkungan hidup bagi kita, saya ingin mengajak pembaca untuk mengenang masa kecil dulu.
Masa kecil saya adalah masa kecil anak2 desa kebanyakan yang banyak berinteraksi langsung dengan alam. Dulu bersama teman2 saya gemar sekali memburu dan membunuh binatang. Sambil bawa ketapel kemana-mana, ada burung apa saja, sikat saja. Kalau dapat banyak kadang di sate rame2, tapi kalau hanya satu dua yah dibuang saja. Membunuh serangga juga merupakan hal yang biasa, mulai dari semut, belalang, kupu2. Binatang lainpun tak lepas dari penyiksaan seperti kodok untuk mainan, bahkan pernah dapat suntik bekas, kemudian dipakai untuk menyuntik kodok tersebut sampai kembung. Dengan tumbuhan juga demikian, seenaknya saja kita anak2 memotong tanaman atau mencabuti daunnya. Semua itu kami lakukan dengan leluasa tanpa ada peringatan ataupun nasehat dari orang dewasa. Dulu beragam burung hidup didesaku mulai dari derkuku, puter, podang, pentet, apalagi kutilang banyak. Tanaman jenis bunga juga ada, bonsai juga banyak. Saat ini sulit menemukan binatang dan tanaman tersebut. Saya sering melihat orang membawa senapan angin dengan bangganya menenteng buruannya, dan kamipun terkagum-kagum atas kehebatan orang tersebut. selengkapnya Klik disini
Add comment June 7, 2009
Peran GIS dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah

www.esri.com
Transparansi dan akuntabilitas adalah dua hal yang menjadi penting saat ini. Masyarakat semakin kritis sehingga menuntut pemerintah untuk lebih transparan dalam berbagai bidang pembangunan. GIS memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemerintah. Tulisan ini besumber dari artikel ESRI yang dapat anda lihat disini.
Lebih konkretnya, peran GIS disini adalah dalam menampilkan data2 spatial dan non spatial secara interaktif mengenai kemajuan2 dalam pembangunan. Masyarakat menjadi lebih mengetahui apa yang dikerjakan pemerintahannya dan seberapa jauh kemajuannya. Tentunya semua orang dari berbagai Negara dapat mengakses data2 tersebut. Hal ini positive karena sekaligus dapat mengundang investor serta meningkatkan citra di mata internasional. selengkapnya Klik disini
Add comment May 7, 2009
Modern Cadastre: legal and policy aspects
/063FB73EC66342A2C1257368003C554B/$FILE/LAD-bild.jpg)
http://www.bth.se
Well, there is a big will in my mind that always pushes me to write an article for my Sahabats GISer on the busy days finishing my final thesis. Thank you for your support, I have done most of the experiments successfully, Alhamdulillah….
In the previous article, we have discussed the drivers of change in cadastre. Those are environmental issues, globalization, and technology development. In this article, lets we continue to discuss about the modern cadastre which is mainly derived from Cadastre 2014 (International Federation of Surveyors (FIG)). There are some aspects which are relevant to describe a modern cadastre. We begin with the legal and policy aspects. selengkapnya Klik disini
2 comments April 24, 2009
GPS Farming: teknologi spatial untuk pertanian
Bidang pertanian kembali menjadi pusat perhatian dengan meningkatnya kebutuhan bahan pokok seiring bertambahnya populasi penduduk dunia. Dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian tersebut, banyak teknologi dan ilmu pengetahuan dilibatkan. Salah satunya adalah teknologi spatial dalam rangka farming. Mari kita bahas seputar technology GIS dan GPS dalam bidang pertanian.
Istilah yang sedang berkembang saat ini adalah precision farming dimana factor ketepatan dalam kegiatan pertanian sangatlah penting dan berpengaruh dalam produksi pertanian. Presisi ini mulai dari penanaman, pemberian pupuk, pemberantasan hama, sampai dengan pemanenan. Dengan menggunakan GPS maka keakuratan dalam penanaman, pemupukan, dan penyemprotan pestisida akan lebih akurat terhindar dari overlapping sehingga dapat menekan biaya. Selain itu, petani juga tidak harus membuat tanda2 untuk menandai mana yang sudah ataupun yang belum (cukup lihat jalur virtual di GPS). Dalam pelaksanaannya GPS ditempatkan pada mesin2 bergerak (sejenis traktor untuk pembajak, penyemprot, penebar pupuk). Bersama2 dengan sensor/alat lain, data2 lain juga dapat dikumpulkan: kelembaban tanah, keasaman, salinity, kedalaman tanah untuk sebagai bahan analisa GIS nantinya. Saat ini GPS memiliki resolusi yang cukup baik: untuk yang navigasi sekitar 10-20m, differential GPS (dGPS) 2-5m, sedangkan yang real-time (RTK) GPS bisa sampai 5 cm. selengkapnya Klik disini
5 comments April 10, 2009
GIS-enabled web untuk PEMILU
Di Indonesia saat ini sedang hangat2nya suasana mendekati Pemilu nasional tahun 2009. Pemilu merupakan hal yang kelihatan mudah, siapa yang dapat point terbanyak dialah yang menang. Tapi pada kenyataannya, dari mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai publikasi memunculkan banyak masalah. Apalagi tingkat kekritisan dan keingintahuan dari masyarakat yang terus meningkat. Dalam kaitan dengan pemilu, mari kita bahas bersama peran GIS dalam perencanaan, pelaksanaan dan publikasi Pemilu. Ulasan ini kami angkat dari penerapan GIS for Election di luar negeri. selengkapnya Klik disini
Add comment March 26, 2009
Kadaster bagi Sustainable Development
Saat ini, meningkatkan system kadaster sudah menjadi hal yang wajib bagi satu negara. Peran kadaster sangat vital bagi pembangunan nasional. Berawal dari sektor perekonomian termasuk investasi maupun property dan sektor lainnya pertanian, konservasi lingkungan, bahkan stabilitas social di tanah air. Sudah banyak masalah yang muncul dari satu kesemrawutan system kadastral.
Sebelumya mari kita lihat dahulu apa yang dimaksud dengan kadaster (cadastre). Kadaster merupakan inti dari system administrasi pertanahan yang merupakan system isnformasi pertanahan berbasis persil tanah dan berisi hal2 legal (hak dan kewajiban) dan teknis (posisi, batas, penggunaan) yang up to date (Williamson, 2008). selengkapnya Klik disini
Add comment March 19, 2009
Climate Change GIS data portal
Sebelumnya kita telah membahas pentingnya data geografi (data spatial dan non-spatial) dalam menghadapi perubahan iklim global. Kita juga sudah memahami bahwa kemudahan access data2 tersebut menjadi mutlak ketika kita menginginkan hasil analisa yang akurat. GIS data portal atau biasa juga dikenal dengan Geoportal adalah salah satu wahana yang dapat dibangun untuk mewujudkan data sharing secara effective.
Sebelumnya mari kita tinjau dengan kalimat sederhana apakah GIS data portal. GIS data portal merupakan portal (pintu masuk) yang dapat digunakan untuk menelusuri dan mencari data GIS. Apabila pelayanan ini terbatas pada penyediaan informasi baik dalam hal instansi maupun metadata tanpa memungkinkan untuk mengakses/download data maka ini disebut Geoportal biasa. Tetapi bila pelayananan ini juga termasuk akses/download data baik dengan tingkat keterbatasan yang berbeda2, maka portal ini biasa juga dikenal dengan istilah Clearinghouse. selebihnya Klik disini
Add comment March 5, 2009
Perubahan Iklim Global: Pentingnya Data Geografi

Perubahan iklim global telah terlihat nyata di berbagai permukaan bumi. Dampak dari proses inipun telah kita rasakan dalam berbagai bentuk. Salah satu indikasi dari perubahan iklim ini terlihat dari adanya pemansan global yang berakibat pada berubahnya arah dan kecepatan angin berdampak pada bergesernya musim. Masa tanam sulit ditentukan, selain adanya banjir pasang yang lebih intensif yang melanda pantai di Jakarta Utara ataupun dikota2 pantai lainnya. Dari sisi lain, pemanasan global ini berakibat pada kenaikan muka air laut yang berdampak pada hilangnya ratusan/ribuan pulau kecil di Indonesia. Berita selengkapnya dapat anda baca di sini (Kompas (16/02/2009). Di edisi sebelumnya, kita juga telas membahas bushfires di Australia yang merupakan dampak tidak langsung dari proses climate change (lihat disini). Selanjutnya sekarang mari kita bahas seputar pentingnya data geografi dalam menghadapi perubahan iklim global khususnya di Indonesia. selengkapnya Klik disini
10 comments February 24, 2009
